Hasil tersebut didapatkan oleh klinik London's Portman, sebuah badan survei kesehatan nasional di Inggris. Mereka menemukan bahwa tayangan porno online telah mempengaruhi sekitar 26,5 persen pasien anak dan remaja.
Angka ini telah mengalami peningkatan sejak akhir 90-an ketika situs porno hanya mempengaruhi satu persen anak dan remaja.
Berdasarkan hasil survey, diketahui bahwa sekitar 27 persen anak laki-laki mengakses situs porno secara mingguan.
Hasil survey di Inggris ini setidaknya bisa dijadikan acuan bagi kebijakan pemerintah di Indonesia. Jangan sampai anak-anak di bawah umur mampu mengakses situs porno. Tak hanya baik bagi perilaku, terbukti bahwa situs porno juga berbahaya bagi kesehatan mental anak.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar