Perayaan ini dinamakan La Festival Gastronomio del Gato (atau The gastronomic Festival of the Cat), seperti dilansir oleh Huffington Post (10/10). Pada hari itu, semua orang mengonsumsi daging kucing.
Bahkan, sebelumnya beberapa lusin kucing sudah dikembangbiakkan khusus untuk diambil dagingnya pada saat festival. Beberapa makanan antara lain: kucing bakar, kucing kukus pedas, dan lainnya.
Warga Peru melakukan hal ini untuk menghormati para leluhur mereka yang pada masa-masa sulit dulu pernah mengandalkan daging kucing untuk bertahan hidup ketika tak ada lagi makanan yang bisa dikonsumsi.
Menurut warga Peru, rasa daging kucing hampir sama dengan daging kelinci. Beberapa bahkan meyakini bahwa daging kucing mampu menyembuhkan bronkitis dan meningkatkan kesuburan.
Festival ini sebelumnya telah mengundang banyak protes dari organisasi PETA pada tahun 2008. Namun tampaknya tidak berpengaruh, karena faktanya tahun ini festival tetap digelar.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar