Dari sejumlah informasi, korban adalah YN, seorang gadis cacat mental berusia lebih dari 20 tahun yang tinggal di sekitar sekolah SMPN 7 tersebut. Aksi tersebut terbongkar ketika YN melaporkan perbuatan pelaku kepada pihak keluarganya.
Pada saat itu, korban bercerita bahwa ia telah disetubuhi oleh tukang kebun di toliet yang ada di sekolahan itu. Pada waktu itu, korban sedang bermain di sekitar sekolahan saat keadaan sepi.
Mendengarkan cerita tersebut, keluarga korban bersama beberapa warga lainnya langsung mendatangi sekolahan SMPN 7 untuk menemui kepala sekolah dan melaporkan perbuatan Narsito yang sudah bertahun-tahun menjadi tukang kebun.
Para warga meminta kepada kepala sekolah supaya Narsito dikeluarkan dari sekolah. Atau setidaknya, pihak sekolah memindahkan pria yang dianggap telah mencoreng nama baik sekolah dan kelurahan tersebut.
"Kami minta agar tukang kebun itu dipindah dari sini, karena telah mencoreng nama baik lingkungan kita," ujar Safuan, salah satu warga kepada kepala sekolah saat mendatangi sekolahan tersebut.
Sementara itu, menanggapi permasalahan tersebut, Subiyanto, Kepala SMPN 7 Tuban akan menindaklanjuti aduan warga ke Dinas Pendidikan. Karena secara administratif sekolah tidak mempunyai wewenang terkait pemindahan PNS.
"Akan kita teruskan aduan warga ini kepada Dinas Pendidikan, karena kita punya wewenang untuk melakukan penindakan," terang Subiyanto, saat dikonfirmasi mengenai permasalahan tersebut.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar