Tubagus mengaku tengah menunggu hasil pengumpulan baju bekas kotak-kotak yang tersisa dari Jakarta. Saat ini terkumpul 250 potong kemeja kotak-kotak itu. “Nanti dibawa ke sini,” kata dia.
Menurut Hasanudin, dana kampanye resmi pasangan itu berasal dari sumbangan pengamen dalam satu acara di Gedung Indonesia Menggugat. Duitnya sekitar Rp 36 ribuan. “Itu modal dasar kami yang akan dimasukkan ke rekening, diterima Pak Teten dari pengamen,” kata dia “Uang itu recehan. Masih dibungkus Pak Teten.”
Rieke Dyiahpitaloka-Teten Masduki mengenakan baju kotak-kotak sebagai ikon dalam pemilihan umum kepala daerah Jawa Barat. Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat dari PDI Perjuangan ini beralasan itu sebagai simbol anti politik transaksional dalam pemilihan. Rieke mengaku ide menggunakan baju kota berasal dari Joko Widodo.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar