"Baru tiga bulan, karena biaya anak sekolah," ujar AD saat ditemui di Mapolsek Denpasar Barat, Selasa (20/11/2012) siang tadi. AD mengaku memilih pekerjaan sebagai pengecer togel karena keuntungan yang cukup menggiurkan.
Dalam sehari AD dapat menjual nomor togel jenis TSM sebanyak Rp 700 ribu dan ia memperoleh keuntungan 30 persen dari total penjualan. "Rata-rata sehari dapet Rp 250 ribu," ungkapnya.
Namun, kini AD harus meringkuk di sel tahanan Mapolsek Denpasar Barat setelah warga melaporkannya ke polisi dan wanita 30 tahun ini dibekuk 14 November lalu. Dari tangan AD, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa 2 buah telepon genggam, 1 lembar kertas catatan nomor togel, bolpoin, dan uang sebesar Rp 83 ribu.
Uniknya, AD menjadi pengecer togel adalah "warisan" mantan suaminya yang kini telah pensiun berjualan nomor togel. "Pertama kali yang jual mantan suami saya, dia sudah berhenti kemudian dilempar ke saya," bebernya.
Setelah ditangkap polisi, AD mengaku kapok berjualan togel dan setelah menyelesaikan proses hukum, AD akan pulang ke Jawa, kampung halamannya.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar