Pertemuan yang digelar di Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat ini merupakan rapat koordinasi dengan jajaran menteri Kabinet Indonesia Bersatu II. Beberapa menteri yang datang di antaranya Menkokesra Agung Laksono dan Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz. Rapat yang dimulai pada pukul 09.00 ini berlangsung secara tertutup.
Salah satu agenda yang akan dibahas dalam rapat itu adalah normalisasi Sungai Ciliwung untuk mengantisipasi banjir. Permasalahan banjir juga melanda Solo setiap kali air di Sungai Bengawan Solo meluap. Sementara di Jakarta, Sungai Ciliwung dan Pesanggrahan menjadi dua titik yang perlu mendapat perhatian utama.
Saat berkampanye, Jokowi memaparkan beberapa langkah yang bakal ditempuh untuk mengatasi banjir di Jakarta adalah dengan membangun embung untuk menampung air hujan. Embung ini akan dibuat di sebuah kecamatan dan kelurahan.
Cara lainnya adalah membuat daerah resapan atau penampung air, seperti setu atau waduk di hulu sungai. Tujuannya, supaya dapat mengendalikan debit air yang masuk Jakarta.
Selain itu akan pemerintah DKI Jakarta akan menggandeng pemerintah daerah di sekitarnya, seperti Bogor dan Depok untuk mengatasi banjir di Ibu Kota. Selama menjabat sebagai orang nomor wahid di Jakarta, Jokowi telah memerintahkan pengerukan di semua sungai, khususnya di Ciliwung, Pesanggrahan, dan Pademangan.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar