Sejak di bangku SMP, Ray mulai mengumpulkan spesimen hewan yang berbeda-beda. Saat itulah ia mendapat julukan Reptile Ray. Seiring dengan berlalunya waktu, Ray semakin tertantang untuk mengumpulkan dan membersihkan bangkai binatang. Ia bahkan mempunyai koleksi 2.600 kerangka mamalia laut California. Semua kerangka tersebut didapatkannya dari beberapa kebun binatang lokal, museum, taxidermist, dan hewan tabrak lari yang ditemukannya di perjalanan.
"Saya melihat tulang sebagai potongan patung. Orang lain mungkin tidak melihat saya sebagai seniman," ungkap pria berusia 84 tahun tersebut, sebagaimana dilansir Odditycentral, (01/11).
Pria yang gemar mengumpulkan bangkai hewan di pantai tersebut, bahkan sering disangka tunaswisma dan orang gila. Itu dikarenakan bau busuk yang selalu menempel di tubuhnya. Hebatnya, ia tidak pernah terganggu dengan hal-hal menjijikan, seperti bau bangkai, belatung, dan bakteri.
Apa yang dikumpulkan oleh Ray bukan hanya seonggok tulang yang tak berarti. Lebih dari itu semua, koleksinya dapat memberi wawasan penting terhadap berbagai penelitian ilmiah. Sampai-sampai, rumah Ray dijuluki sebagai istana tulang lho.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar