.

Migrant Care: 151 TKI Ditembak Mati Polisi Malaysia

Senin, November 12, 2012


Herman, TKI yang tewas diterjang peluru polisi Malaysia

Jurnaldunia.com - Polisi Malaysia kembali melakukan tindakan brutal. SM, pembantu rumah tangga asal Indonesia yang ditahan di kantor polisi Bukit Mertajam Pulau Penang diperkosa secara brutal oleh tiga polisi Malaysia di kantor polisi tersebut.

Peristiwa tragis itu terjadi Jumat 9 November 2012, pukul 06.00 waktu setempat. Wanita 25 tahun asal Batang, Jawa Tengah itu ditahan karena tidak membawa paspor, diduga kuat menjadi korban penahanan paspor oleh majikannya.

"Kasus ini menambah deretan panjang brutalitas polisi Diraja Malaysia terhadap buruh migran Indonesia, setelah setidaknya 151 buruh migran Indonesia ditembak mati oleh polisi Diraja Malaysia sejak 2007-2012," ujar Direktur Migrant Care Anis Hidayah, Senin 12 November 2012.

Dari kasus-kasus itu, kata Anis, tidak satupun dituntaskan dengan proses hukum yang adil dan fair oleh Malaysia.

Berulangnya kasus serupa di Malaysia, lanjutnya, menunjukkan adanya kelemahan dalam penegakan hukum terhadap kasus-kasus yang menimpa buruh migran Indonesia. Beberapa kasus penganiayaan terhadap TKW yang tidak dituntaskan melalui jalur hukum, seperti kasus Ceriyati, Kunarsih, Modesta Rangga Kaka, Winfaidah, Fitria, Sumarsih.

"Ketidaktuntasan penyelesaian masalah ini juga disebabkan karena lemahnya diplomasi pemerintah Indonesia di hadapan Malaysia," Anis menegaskan.

Menurutnya, pemerintah Indonesia selama ini hanya reaktif terhadap kasus yang muncul. Perlindungan pemerintah terhadap TKI seperti  musiman saja. Kompleksitas persoalan TKI selama ini tidak dianggap serius sehingga penanganannya juga tidak pernah serius.

Oleh karena itu, Migrant Care menuntut pemerintah Malaysia bertindak serius dan menjerat tiga polisi durjana itu seberat-beratnya. Pemerintah Malaysia juga diminta untuk segera menuntaskan penegakan hukum terhadap rentetan kasus penganiayaan dan pemerkosaan yang dialami PRT migran Indonesia di Malaysia selama ini.

"Migrant Care juga mendesak Presiden SBY untuk tampil ke depan, berangkat ke Malaysia untuk menyelamatkan TKI dan martabat bangsa Indonesia yang selama ini terus menerus dilecehkan oleh Malaysia," ucapnya.

(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)

HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan

Hubungi Marketing Kami :
  • Email  : info@jurnaldunia.com
  • HP      : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 

© Copyright jurnaldunia.com Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan 2011-2013 | Design by Bagus F | Support by Bagus International Corporation