Hasil perawatan intensif di RSKO itu menyatakan, Novi positif mengalami gangguan kejiwaan. Ia kerap mendengar gangguan, bisikan, dan halusinasi. RSKO Cibubur sesungguhnya pertama kali menerima Novi, karena masalah obat-obatan terlarang yang ia derita.
Namun, ketika dilakukan pembersihan atau detoksifikasi atas Novi, ia ternyata tak mengalami perasaan sakau atau mual seperti layaknya pencandu narkotika. Dokter kemudian menduga masalah Novi bukan terletak pada obat-obatan. Ketika dicek, diketahui masalah Novi terletak pada kejiwaannya.
Kini, kondisi Novi berangsur baik dan ia diperbolehkan pulang sambil menjalani rawat jalan. Dalam konferensi pers, terlihat raut muka Novi sudah lebih segar. Ia pun tampak cantik dengan dandanan sederhana.
Novi mengaku kerap mendengar bisikan atau halusinasi sejak ia duduk di bangku sekolah dasar. “Saya tidak tahu apa sebabnya,” kata dia.
Sekeluar Novi dari RSKO, ia sekarang harus menyelesaikan kasus kecelakaan lalu-lintas yang menimpanya akibat menabrak tujuh orang di jalan. Novi berharap kasus hukumnya itu cepat selesai. Atas kasus itu, ia ditetapkan sebagai tersangka dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.
Kecelakaan di Taman Sari, Jakarta, menurut Novi, terjadi di luar kesadarannya. Ada bisikan suara-suara yang membuat dia kabur dari apartemen pribadinya, hingga ia mengemudikan mobil untuk mencoba pergi sejauh mungkin.
“Alasan saya ke luar apartemen karena ingin menghindari bisikan tersebut. Saya tidak ingat bagaimana bisa seperti itu. Tiba-tiba, yang saya tahu, saya sudah di kantor polisi,” kata Novi.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar