Koordinator Komite Independen Untuk Pendidikan (KOIN) Miftahul Huda mengatakan pihaknya mendapatkan laporan ada salah satu siswa miskin yang ditarik biaya oleh sekolahnya. Padahal sebelumnya Dinas Pendidikan Kota Malang telah menyatakan bahwa siswa miskin dibebaskan dari biaya pendidikan.
"Karena terus ditagih oleh pihak sekolah, siswa yang bersangkutan sampai tidak mau sekolah lagi karena malu. Tagihan itu berlangsung selama setahun terakhir," ujar Miftahul Huda, Jumat (16/11/2012).
Untuk mengatasi hal tersebut, ia mengaku bahwa KOIN telah melakukan advokasi dengan mendatangi pihak sekolah. Namun sekolah tingkat SMP itu berdalih jika siswa yang bersangkutan tetap harus membayar biaya pendidikan. "Sekolah beralasan karena masih dalam tahap pembangunan, jadi siswa harus membayar biaya pendidikan," kata Mifta.
Ia berharap agar Dinas Pendidikan Kota Malang lebih tegas menindak sekolah yang melanggar aturan. "Kami sudah pernah lapor Dinas Pendidikan, kita tunggu saja perkembangannya seperti apa," ujarnya.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar