Sejumlah pengguna melaporkan bahwa mereka dikirimi email mengenai reset password oleh perusahaan. Akhirnya, kejanggalan ini memicu rumor bahwa situs jejaring sosial itu telah diretas secara luas.
Menanggapi isu itu, perusahaan pun mengklarifikasi bahwa kejadian pengiriman email untuk reset password merupakan hal yang tidak disengaja dan biasa dilakukan untuk akun yang dikompromikan.
"Sebagai bagian dari komitmen, dalam kasus ketika kami percaya mungkin akun telah dikompromikan, kami me-reset password dan mengirimkan email tentang password baru ke pengguna ialah merupakan bagian dari proses melindungi pengguna kami," jelas perusahaan.
"Dalam hal ini, kami sengaja me-reset password dari sejumlah akun, kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang kami lakukan," tutup perusahaan. Demikian dilansir dari Digitalspy, Jumat (9/11/2012).
Sayangnya, Twitter tidak menyebutkan jumlah akun yang di-reset passwordnya oleh perusahaan. Namun akibat kejadian itu, sejumlah pihak mengira terdapat aplikasi pihak ketiga yang sengaja mengekspos password pengguna.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar