"Kalangan O, yaitu umum dan rumah tangga tertinggi, 45 persen dari total tunggakan," ungkap Manager Niaga PLN Disjaya Dwi Kusnanto di kantornya, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (22/11/2012)
Hal itu berarti, Dwi melanjutkan, tunggakan kedua paling banyak, ternyaata dilakukan oleh ABRI/TNI. "35 persen dari golongan I yaitu ABRI /TNI," tambah dia.
Adapun terkait dengan tunggakan terhadapa TNI/Polri ini, pihaknya telah melayangkan langsung tersebut ke instansi terkait.
"Misalnya ke pos-pos polisi terkait. Kalau misalnya belum juga, nanti bisa kita buatkan invoicenya ke Kementerian Pertahanan, karena langsung di bawah mereka," tambah dia.
Sedangkan penunggak listrik terbanyak lainnya, lanjut Dwi, adalah golongan II yang merupakan instansi pemerintah sebesar tujuh persen dari total tunggakan tagihan listrik per bulan sebesar Rp395 miliar tersebut.
"Pemda atau Pemkot yang merupakan golongan III sekira 15 persen dari total tunggakan, sementara golongan IV yaitu BUMN dan BUMD bersih," tambah dia.
Sebelumnya, Dwi memaparkan, sampai Oktober ini, PLN Disjaya mencaatat tunggaakan sebesar Rp395 miliar dari total pendapatan bulanan sebesar Rp2,65 triliun. Tunggakan ini terbagi menjadi tunggakan lancar dengaan periode tunggakan satu sampai tiga bulan sebesar Rp244 miliar dan tunggakan ragu-ragu dengan tunggakan lebih dari tiga bulan.
Di masa tunggakan ragu-ragu ini, PLN telah melakukan pembongkaran seluruh instansi listrik. Adapun sampai akhir tahun ini, pihaknya menargetkan tagihan tunggakan listrik tinggal Rp15 miliar.
PLN Disjaya, enggan menjelaskan di daerah mana saja tunggakan listrik ini paling banyak terjadi, tetapi dia menyebut, di 23 area pelayanan, tunggakan ini juga banyak terjadi.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

1 komentar:
Inilah namanya juga korupsi harus bagaiman lagi kita memperbaiki negara ini.
Maaf Mas,
kemarin sempat bertanya ya mau pasang banner di tempat saya.
add saya Mas abedsaragih
Posting Komentar