Direktur Afrika Kementerian Luar Negeri Larso Simbolon di Palangkaraya, Selasa (13/11/2012), menjelaskan, negara-negara dengan masyarakat yang gemar mengonsumsi mi instan itu antara lain Nigeria, Ghana, dan Kenya. Pabrik mi di Nigeria dan Ghana sudah didirikan.
"Baru-baru ini, di Kenya juga sudah didirikan pabrik. Kalau makan mi, setiap konsumen bisa menghabiskan tiga bungkus sesuai postur tubuh orang Afrika yang besar," tutur Larso. Sebagian masyarakat di berbagai negara itu bahkan sudah menganggap mi instan yang dimaksud sebagai makanan pokok.
Tanpa menyebut merk, mi populer yang dimaksud itu bisa diketahui dari produsennya yakni PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Produk itu sudah digemari di negara-negara di Afrika sejak tahun 1990-an. Mi sangat digemari karena rasanya yang pas dengan lidah masyarakat Afrika.
"Saya diceritakan duta besar (dubes) Nigeria untuk Indonesia soal mi instan itu saat kunjungan ke Medan, Sumatera Utara, September 2012," kata Larso. Dubes tersebut mengungkapkan bahwa kalangan elit pun mengonsumsi mi instan itu. Larso menanyakan keseriusan pernyataan itu dan dibenarkan dubes.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar