Cristina Garcia Moreno, salah seorang peneliti mengatakan bahwa kemungkinan tengkorak-tengkorak tersebut berada di tempat itu sekitar tahun 945 sampai 1308.
Tengkorak yang ditemukan di pemakaman kuno warga keturunan Amerika Latin atau Hispanic itu, 13 di antaranya memiliki bentuk tengkorak yang lonjong ke atas. Ketika coba dikait-kaitkan dengan keberadaan alien, para arkeolog dengan tegas membantahnya.
Mereka menjelaskan bahwa ada beberapa suku di Amerika Latin yang memang sengaja memermak bentuk kepala dan tengkoraknya seperti itu. "Beberapa suku di Meksiko memang diyakini mempunyai kebiasaan memermak bentuk kepalanya untuk membedakan suku mereka dengan lainnya," jelas Moreno seperti yang dikutip ABC News (21/12).
Beberapa tahun sebelum ini, juga pernah ditemukan tengkorak dengan bentuk yang sama. Awalnya banyak masyarakat mempercayai bahwa tengkorak itu adalah tengkorak alien, namun peneliti mengatakan bahwa itu adalah tengkorak manusia yang sedikit 'dirombak.'
Moreno juga menjelaskan bahwa membuat tengkorak kepala menjadi lonjong tersebut sangat berbahaya karena bisa mencederai otak. Kegiatan rombak merombak kepala seperti ini juga ditemukan di suku Chinookan dan Choctaw, Amerika Serikat.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar