"Sekarang masih 68 titik nanti terkurangi lagi, tiap tahun terkurangi. Memang proses perencanaan seperti itu," kata Jokowi di Gedung BPKP Pemprov DKI Jakarta, Kamis (13/12).
Untuk saat ini, penanganan banjir yang terjadi hanya proses sementara yang bersifat temporari. Untuk itu, mantan wali kota Solo itu akan mengajak warga Jakarta untuk berkampanye bersih.
"Ya nanti mulai inilah mulai 2013 kami akan kampanye besaran-besaran buang sampah di tempatnya, buang sampah tidak di kali, buang sampah tidak di selokan," ujarnya.
Menurutnya, kampanye ini penting dilakukan untuk menyadarkan masyarakat. Sehingga, buang sampah pada tempatnya akan menjadi kebiasaan dan budaya, imbasnya pun akan terlihat positif untuk masyarakat Jakarta.
"Contoh di sebuah negara ya, untuk mengubah kebiasaan meludah di sembarang tempat itu butuh waktu 7 tahun. Singapura juga mengubah penggunaan kendaraan pribadi ke kendaraan umum juga membutuhkan waktu kurang lebih 6-7 tahun. Inikan proses lama. Jangan membalikkan telapak tangan langsung rampung, kayak dewa saja, kayak superman," imbuhnya sambil tertawa.
Persoalan banjir tahun ini memang masih menjadi pekerjaan rumah Jokowi. Memasuki musim hujan, beberapa titik di wilayah Jakarta masih sering terjadi banjir.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar