Pantuan di lapangan, Rabu (12/12/2012), petugas Sat Reskrim Polres Tuban mengajak Agus mendatangi lokasi penguburan untuk melakukan pembongkaran. "Adapun untuk kejadian aborsi terjadi pada tanggal 5 Desember kemarin. Kemudian setelah digugurkan di rumah neneknya janin langsung di kubur oleh Agus di tepi bengawan ini," terang Iptu Simon Triyono, KBO Sat Reskrim Polres Tuban saat melakukan olah TKP.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara, sebelum mengubur, Agus terlebih dahulu mengajak pacarnya itu ke rumah Sumijah (62), nenek pelaku di Desa Ngadirejo. Saat di rumah itulah, Agus melakukan prosesi aborsi dan janinnya dibawa ke tepi sungai Bengawan Solo.
"Dari pengakuan tersangka penguburan janin dilakukan sendirian. Saat ini untuk janin kita lakukan pembongkaran guna keperluan penyelidikan lebih lanjut atas kasus ini aborsi ini," ujarnya.
Setelah dilakukan pembongkaran lokasi sedalam setengah meter itu, janin langsung dievakuasi untuk di bawa ke kamar jenazah RSUD Tuban guna dilakukan pemeriksaan secara medis. Dalam pembongkaran itu petugas juga langsung mengajak pelaku di lokasi penguburan.
Sementara itu, dalam pembongkaran janin yang telah dikubur itu membuat ratusan warga Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Tuban geger. Warga ingin melihat olah TKP yang dilakukan oleh petugas kepolisian Polres Tuban dan pembongkaran janin itu.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar