Ia dituduh mencuri televisi 21 inchi, kemudian pengadilan dan Mahkamah Agung menjatuhkan vonis bebas terhadap dirinya.
Namun, pandangan masyarakat tetap menganggapnya sebagai sosok orang yang kurang baik, karena pernah mendekam di tahanan Polda Jawa Timur.
Saat ditangkap pada 8 Februari 2012 silam, Syamsul sedianya akan melangsungkan pernikahan pada Maret 2011. Persiapan pernikahan pun sudah dikemas baik, dan kartu undangan sudah dicetak.
Namun, gara-gara ditangkap polisi dan harus menjalani masa-masa penahanan, impiannya untuk hidup bersama dengan seorang wanita kandas.
"Saat itu undangan sudah dicetak dan tinggal dibagikan, tapi karena ditangkap saya batal menikah. Kartu undangannya pun sekarang sudah saya kilo (jual). Sementara, calon saya sekarang sudah menikah dan punya anak," ungkap Syamsul saat ditemui di Gedung Kompolnas, Jakarta Selatan, Kamis (13/12/2012).
Syamsul pun kini sulit mencari pekerjaan, setelah dipecat dari tempat kerjanya yang lama, sesaat setelah dicokok polisi.
Ia mencoba melamar pekerjaan kembali, tapi seperti mencari jarum di tumpukan jerami. Catatan hitam kepolisian, meskipun hanya menjadi korban salah tangkap, tetap berpengaruh besar terhadap hidup Syamsul.
"Sekarang saya menjadi sulit mendapatkan pekerjaan lagi. Apalagi, ijazah saya hanya SMP. Jangankan SMP, lulusan SMA saja banyak yang menganggur," tuturnya.
Pandangan orang-orang di lingkungan tempat tinggal Syamsul, mengecapnya sebagai orang yang kurang baik. Sehingga, pergaulannya terbatas. Syamsul dijauhi teman-teman seusianya.
"Sekarang saya lebih banyak tinggal di rumah nonton televisi. Teman-teman saya banyak yang menjauhi saya," ujarnya.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar