Pemindahan Ibukota, kata Kalla, bukan prioritas yang harus dilakukan. "Prioritasnya adalah perbaiki banjir, bikin salurannya, perbesar Sungai Ciliwung. Tak ada gunanya pindah, tapi Jakarta tetap kumuh," tegasnya.
Untuk itu, Kalla meminta Pemerintah fokus membangun Ibukota untuk menuntaskan kekumuhan, kemacetan, dan juga banjir. "Bukan Ibukotanya yang diselesaikan. Jangan membalik pikiran."
Menurut mantan Ketua Umum Partai Golkar ini, pembentukan badan khusus yang mengatur wilayah Jabodetabek tidak terlalu penting. Koordinasi dengan menteri terkait, atau langsung ke presiden, dirasa Kalla lebih efektif dan efisien.
"Koordinasi itu bisa dilaksanakan tanpa membentuk lembaga. Indonesia setelah otonomi khusus penggabungan itu tidak mudah. Yang penting menteri, misalnya infrastruktur, menteri PU betul-betul dikoordinasikan. Jadi ada hulu hilir teratur," terangnya.
Dia pun berpendapat, tidak perlu ada perwakilan khusus dari masing-masing pemerintah daerah untuk mengurus masalah ini. "Dari pada capek waktu pikirkan megapolitan, laksanakan yang ada saja," ujarnya.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar