Seperti diberitakan sebelumnya, pembuatan tato dapat memicu kanker payudara pada wanita. Peneliti menemukan studi baru, yaitu penyakit hepatitis C dapat timbul akibat pemasangan tato di dalam tubuh.
Pada dasarnya, penyakit hepatitis C dapat menyerang melalui penggunaan jarum suntik yang bergantian. Mereka yang menggunakan narkoba atau menerima transfusi darah merupakan penyebab terserangnya penyakit hepatitis C pada 1992. Menurut para penelitian, hepatitis C adalah penyebab utama kanker hati yang paling umum di Amerika Serika. Sekira 70% warga Amerika terinfeksi penyakit hati kronis dan 5% meninggal akibat kanker hati, sebagaimana dilansir EmaxHealth, Jumat (25/1/2013).
Penelitian yang dipublikasikan melalui jurnal Hepatology ini mencatat sejumlah studi sebelumnya yang telah dievaluasi. Mereka menganalisis 3.871 pasien yang menderita penyakit hepatitis C kronis dan hepatitis C negatif. Mereka menemukan adanya keterkaitan antara pembuatan tato dengan hepatitis C. Pasalnya, hampir setengah dari jumlah pasien tersebut terinfeksi hepatitis C akibat penggunaan jarum suntik pada tato.
Menurut Pusat Divisi Hepatitis Disease Control, wabah hepatitis C telah dikaitkan dengan pembuatan tato. Sehingga mereka menyarankan agar pembuatan tato harus dilakukan oleh para profesional dan meneliti lebih lanjut kebaruan dari jarum suntik yang digunakan. Untuk proses pembuatannya, pemasang tato diharuskan memakai sarung tangan sekali pakai, tempat yang bersih dan streril, serta jarum sekali pakai.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar