Sekitar puluhan ton tumpukan sampah menghambat lajunya air. Dua orang pekerja pemungut sampah (pemulung) mencari barang-barang di belantara tumpukan sampah.
Tanpa memikirkan resiko yang akan dialaminya nanti, dua pemulung tersebut memilah barang-barang yang masih bisa dimanfaatkan olehnya.
Saat ini, warga Kalibata masih mengungsi dan meratapi air yang mengalir menutupi rumah-rumahnya.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar