Pengacara Rasti, Aldi Firmansyah pun menjelaskan cara Rasti merekam kejadian tersebut. "Saat kejadian kan ada jeda, karena cekcoknya kan lama. Saat Eza minum dan merokok, Rasti ngambil handphone yang belum dibanting Eza, lalu dia record," jelas Aldi, Jumat (25/1/2013).
"Itu satu-satunya handphone yang belum hancur dan dirusak," tambahnya.
Banyak pihak yang menilai rekaman tersebut terkesan didramatisir. Dalam rekaman tersebut Rasti dengan jelas menyebut berapa kali Eza menampar dirinya. Namun Aldi membantah Rasti merekayasa rekaman tersebut
"Logikanya agak aneh itu dibilang akting. Itu kan memang alat bukti yang bisa kita pakai, karena itu juga Eza jadi tersangka. Kalau dibilang itu rekayasa itu aneh," terangnya.
Aldi pun yakin rekaman suara itu memang bisa menjerat Eza. "Meski memang tak bisa jadi alat bukti pemukulan nantinya, tapi itu kan bisa jadi petunjuk tindak penganiayaan itu," lanjutnya.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar