“Di Kecamatan Gempang ada sembilan korban luka, dan Kecamatan Mane ada satu korban meninggal dunia, karena tertimpa reruntuhan dinding rumah yang roboh akibat gempa,” kata Sarjani. Korban tewas merupakan bocah berusia 9 tahun bernama Tutiarahmi.
Sementara itu, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan, masyarakat sempat panik dan berhampuran ke luar rumah ketika gempa mengguncang wilayah barat daya Aceh itu.
“Badan Penanggulangan Bencana Daerah Aceh masih memantau. Saat ini, sebagian masyarakat masih berada di luar rumah dan lainnya telah menjalankan aktivitasnya,” kata Sutopo.
Gempa 6 SR di Aceh ini terjadi pukul 05.22 WIB pada kedalaman 84 kilometer (km) dan berpusat sekitar Pulau Penasi antara Banda Aceh dan Pulau Breueh, tepatnya di 15 km barat daya kota Banda Aceh, 35 km barat laut Kabupaten Aceh Besar, 36 km barat daya kota Sabang Aceh.
Gempa dirasakan keras selama lima detik antara lain oleh warga Pidie, Lhoknga, Peukanbada, Ulelhee, dan Banda Aceh. Gempa susulan 5,1 SR terjadi 25 menit kemudian pada tempat yang sama dengan kedalaman 16 km.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar