Pria berbaju tahanan itu adalah Fadlun Hariyanto. Dibantu seorang rekannya, Asep, ia menculik Nana ketika sedang jajan di depan sekolahnya, SDN 6 Tangerang pada Kamis (17/1/2013) menggunakan sepeda motor.
Kepolisian yang menyelidiki kasus tersebut pun akhirnya menemukan jejak Fadlun. Mereka langsung melakukan penyergapan ke kontrakan tersangka di Jl S Parman, Narogong, Cileungsi, Jawa Barat pada Sabtu (26/1/2013) pukul 03.30 WIB.
Fadlun berhasil diringkus polisi, namun Asep melarikan diri. Saat hendak dibekuk polisi, Fadlun pun sempat melawan. Alhasil tembakan timah panas bersarang di kaki pria berusia 29 tahun itu.
Kepada Nassar dan Muzdhalifah, Fadlun sempat meminta uang tebusan Rp 4 miliar. Uang tebusan belum dikirim, tim Resmob Polda Metro Jaya sudah berhasil membebaskan Nana.
Nana yang sudah bebas akhirnya berjumpa kembali dengan Nassar dan Muzdalifah di Polda Metro. Saat ditemukan, Nana dalam kondisi lesu dan lusuh. Sang penculik mengaku sengaja melakukan tindakan tersebut karena kesal melihat Nassar dan Muzdhalifah sering nongol di TV dan pamer kekayaan.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar