Padahal, belajar dari industri musik Korea Selatan yang begitu maju, kata Bens, tak lepas dari peran pemerintahnya yang menyokong fasilitas kepada industri musiknya.
"Kalau di Korea itu artis-artisnya di fasilitasi oleh pemerintahnya, sehingga mereka bisa mandiri, setelah itu (mandiri) baru dilepas," kata Bens Leo berbincang via telefon, Jumat (18/1/2013).
Seperti kita ketahui, Korea Selatan saat ini menjadi salah satu kiblat musik dunia gelombang Korean Pop-nya. Dari mulai Big Bang, 2NE1, Super Junior, SNSD, hingga yang paling fenomenal PSY tak lepas dari peran pemerintahnya mendukung artis-artis Korea go international.
"Jika di Korea, artis yang masih baru di support oleh pemerintah mereka secara fasilitas sehingga mereka memiliki kesempatan untuk go international. Yang sudah terjadi itu boyband dan girlband mereka (Korea) bisa berdiri sendiri, mandiri," lanjut Bens Leo.
Sungguh sangat berbeda dengan di negara kita, banyak musisi kita yang go international dengan modal sendiri atau sponsor perusahaan tanpa adanya dukungan pemerintah.
Endah N Rhesa kini bisa bernafas lega, mereka tetap bisa tampil di Midden Festival 2013 dengan dana sumbangan masyarakat yang berhasil dijaring oleh penyanyi Tompi bersama teman musisi lainnya. Uang yang didapat sebesar Rp560 juta, sebagian disumbangkan ke korban bencana bajir.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar