Namun, dari perkiraan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), ada sektor bisnis yang justru bakal mendulang untung selama banjir belum surut.
Ketua Umum Apindo Sofjan Wanandi mengatakan, sektor yang akan diuntungkan saat banjir adalah supermarket grosir maupun ritel eceran yang menjual kebutuhan pokok. Sebab secara psikologis warga, terutama yang tidak terkena banjir, akan mengira pasokan sembako terbatas.
Tidak itu saja, kebutuhan dan permintaan barang di supermarket untuk korban banjir juga diyakini cukup besar. "Yang diuntungkan supermarket jual sembako, karena semua orang bakal belanja kan berpikirnya nanti cari bahan makanan susah," kata Sofjan, Jumat (18/1).
Dia mengaku kondisi hiruk pikuk ramai-ramai menimbun sembako baru reda pekan depan. Itupun dengan syarat sektor jasa dan logistik sudah berjalan normal ketika tidak ada lagi banjir.
"Saat ini kan sebagian rugi, kita masih menunggu (sampai banjir surut), rencana kita fully operated baru Senin (21/1), kita tidak mungkin memaksakan sekarang," paparnya.
Dari perkiraan sementara Apindo, potensi kerugian seluruh sektor bisnis di DKI sejak kemarin sampai beroperasi penuh pekan depan lebih dari Rp 100 miliar.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar