Para pakar telah menggunakan metamaterials untuk membuat sistem pencitraan, yang mencontoh sinar infra merah dan microwave.
Metamaterials merupakan material yang memiliki properti yang sengaja dirancang dari ilmu kimia.
Sensor juga memadatkan gambar yang ditangkap secara kontras ke sistem tekanan terbaru, yang hanya menghentikan gambar setelah diambil.
Sebagian besar sistem pencitraan, seperti yang ditemukan dalam kamera digital, menggunakan sebuah lensa untuk mendapatkan fokus lokasi. Lebih banyak sensor artinya lebih banyak detail yang ditangkap dan secara umum memproduksi gambar dengan resolusi tinggi.
Sistem pencitraan yang dibuat oleh John Hunt dan rekannya dari Duke University dari North Carolina itu tidak memiliki lensa dan sebagai gantinya menggabungkan sebuah topeng metamaterial atau lubang dan hitungan matematika untuk menghasilkan gambar sebuah lokasi.
Selama ini sistem pencitraan dapat menangkap gambar sekitar 10 per detik, kata Hunt. Sistem pencitraan ini dapat memadatkan informasi yang berhasil dikumpulkan. Sebagian besar gambar sistem tekanan, seperti penggunaan format Jpeg yang diterapkan setelah gambar diambil.
Ketika sistem pencitraan menangkap infra merah dan panjang gelombang microwave telah ada, kata Hunt, biasanya mahal atau rumit untuk dibuat.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar