Assistant Building Manager Plaza UOB, Priskah Susilowaty, mengatakan, sebenarnya Plaza UOB sudah memiliki sembilan pompa air. "Tiga pompa air di basement 4 yang merupakan tempat pengelolaan limbah dan enam pompa air di basement 3," kata Priskah pada temu wartawan, di Lobby Plaza UOB, Sabtu malam, 19 Januari 2013.
Kepala Pengelola Gedung Plaza UOB, Bangga Nirwan, mengatakan, di semua lantai basement terdapat empat tangga darurat yang berada di setiap sisi gedung. "Sebenarnya gedung sudah menyesuaikan standar keamanan banjir Pemerintah DKI. Penyediaan pompa air sudah kami sesuaikan dari data-data kejadian banjir di DKI Jakarta," kata Bangga.
Namun, kejadian jebolnya tanggul Latuharhary di luar dugaan pengelola gedung. "Ini adalah faktor alam, jadi pompa air yang kami punya tidak siap menghadapi air yang begitu deras," ujar Bangga.
Pengelola gedung sebenarnya sudah siap menghadapi air yang datang. Ketika air datang, pompa air sudah dinyalakan dan memompa keluar. Petugas juga sudah menyiapkan kantong-kantong pasir untuk menahan air. "Tapi, karena jalanan sudah banyak air, air itu balik lagi ke basement," ujar Priskah.
Ia menambahkan, saat ini, pengelola gedung sudah siap dengan hasil evaluasi yang akan dilakukan instansi terkait dalam kejadian ini. "Ke depan, kami akan mengevaluasi jika memang ada kesalahan dari sistem keamanan yang ada," ujar Priskah.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar