Angin kencang disebabkan oleh siklon tropis Narella, yang terjadi di Samudra Hindia. Angin yang berkecepatan 20-30 kilometer per jam itu merupakan fenomena rutin yang terjadi tiap tahun di belahan selatan bumi.
Siklon tropis ini berdampak pada munculnya potensi hujan di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Di wilayah Jakarta Utara, Barat, dan Kepulauan Seribu, hujan berintensitas sedang diprediksi turun sejak pagi hari. Sedangkan di wilayah Jakarta Pusat, Selatan, dan Timur, hujan baru turun selepas siang hari.
Hujan juga baru akan turun menjelang sore hari di Depok dan Bekasi. Sedangkan di Tangerang, hujan ringan turun sejak pagi hari. Begitu pun dengan wilayah Bogor, yang diprediksi dilanda hujan sehari penuh. Kondisi seperti ini juga akan berlangsung hingga esok hari.
Kepala Pusat BMKG Mulyono Prabowo mengatakan, potensi hujan di wilayah Jabodetabek merata. "Hujan turun pagi, siang mereda, sore berpotensi hujan kembali," ujarnya, Jumat, 11 Januari 2013.
Namun, ia mengatakan, selama dua hari ke depan, meski wilayah Jabodetabek masih dilanda hujan dan angin kencang, intensitasnya menurun. "Hujan kemungkinan merata. Tapi, dibanding dua hari kemarin, intensitasnya menurun," ujarnya.
Kemarin, angin kencang yang melanda wilayah Jakarta menyebabkan banyak pohon dan fasilitas publik, seperti marka jalan dan billboard, roboh. Robohnya pohon dan fasilitas publik itu tak hanya menghambat arus lalu lintas, namun juga menimpa sejumlah kendaraan yang diparkir di bawahnya.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar