Menurut mereka Valentine's Day sering disalahgunakan untuk pergaulan bebas kaum remaja. Padahal kegiatan yang diperingati setiap tanggal 14 Februari tersebut tidak ada dalam ajaran agama Islam.
"Hari Valentine ini tidak ada dalam ajaran Islam, dan sering digunakan untuk melegalkan pergaulan bebas. Ini berbahaya bagi kaum remaja kita," kata Koordinator Aksi, Puspita Setyawati.
Karenanya melalui aksi sepeda keliling Yogya ini, pihaknya ingin memperingatkan para remaja dan orang tua akan bahaya peringatan hari tersebut. Mereka mengajak para orang tua supaya memperhatikan penanaman nilai kepada anak-anaknya.
Menurutnya, minimnya pemahaman agama ditambah dengan kerapuhan benteng keluarga dan gempuran gaya hidup, membuat kaum remaja rentan perilaku menyimpang. Oleh karena itu, peran orang tua dalam mendidik anaknya perlu diperkuat.
"Tanpa ada perhatian dari semua pihak, maka ke depan Indonesia bisa mengalami krisis pemimpin yang berkualitas," ujar Puspita.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar