Pasalnya
selama ini, dua kilometer jalan menuju ke Pante Peusangan, Kecamatan Juli, berbatasan
dengan Kabupaten Bener Meriah luput dari perhartian pemerintah.
”Jalan
sepanjang dua kilometer ke desa kami sangat sulit dilalui, selain tanjakan dan curaman,
kondisinya juga berbatu dan berlubang
dan perlu kehatian-hatian, kalau tidak amak akan masuk jurang”, sebut Sulaiman.
Nada yang sama juga diakui
oleh kepala Desa Pante Peusanga, Muhktar Ismail, menurutnya, selama ini 109 KK yang mendiami di kawasan itu
sangat sulit melintas, terutama anak sekolah dan para petani.
”Bila mulai masa penen hasil
kebun, maka petani sangat sulit memasarkan hasil pertaniannya, hanya kerena
kondisi jalan yang tidak teraspal,
apalagi bagi anak sekolah”, kata Muhktar Ismail, Sabtu (23/2/2013).
Selain jalan yang rusak
parah, untuk menuju ke desa yang sempat
terjadi amukan gajah dua hari lalu itu juga harus melintasi jembatan gantung peninggalan yang mulai keropos.
Yang menyedihkan lagi tambahnya, bila ada orang sakit, maka terpaksa ditandu ke jalan besar
untuk diboyong ke rumah sakit Bireuen dengan jarak tempuh sekitar 35 Kilometer.
Wakil Bupati Bireuen,
Mukhtar Abda yang dikonfirmasi terpisah mengatakan, Pemkab Bireuen akan segera
mengupayakan untuk mengalokasikan dana untuk perbaikan jalan menuju desa
tersebut tahun 2014 mendatang.
“Sedih juga kita mendengar, apalagi bila ada orang sakit,
amak mereka harus digotong dengan tandu.
Kedepan jalan menuju ke Pante Peusangan, Juli harus segera ditangani”, katanya.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar