Menurut Kepala Operasional Koperasi Wahana Kalpika wilayah Jakarta Utara, Farid Effendi, flyover Asemka memang tak termasuk rute resmi dari trayek U10 Tanah Pasir-Sunter. Namun, karena menjadi jalan pintas ke arah Kota, jalur itu sering digunakan saat macet.
"Saya akui, itu bukan rute resmi. Sopir kami melakukan pelanggaran. Seharusnya lewat bawah flyover. Namun jalur itu memang jadi jalan pintas ke Beos, Kota, di saat macet," ujar Farid, Rabu, 13 Februari 2012,
Selain jadi jalan pintas, kata Farid, jalur itu jadi favorit angkot U-10 karena bebas pengawasan polisi. Meski dekat dengan Pospol Jembatan Lima, nyaris tak ada polisi ataupun dishub di titik tersebut. Tak heran, angkot pun berani melanggar rute demi cepat sampai tujuan.
Bukan cuma angkot U-10 yang keluar trayek dan melewati jalur itu. Angkot-angkot lain pun banyak yang melanggar rute mereka dengan melewati flyover Asemka. "Mereka anggap sah-sah aja masuk flyover," ujar Farid. Toh, Farid mengaku akan menindak sopir yang melanggar trayek. Namun, ia butuh bantuan pengawasan kepolisian dan dinas perhubungan.
Jamal mengaku bersalah ambil jalur tersebut. Ia tak menduga Annisa akan meloncat. Namun, ia berkata jarak antara Beos (tujuan Annisa) dengan flyover Asemka tak terlalu jauh sehingga aneh kalau Annisa loncat ketika sudah dekat dengan lokasi tujuan. "Tampaknya ia gak tahu jalan."
Annisa Azwar, 20 tahun, mahasiswi Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Indonesia (UI) Depok, melompat dari angkot karena mengira dirinya hendak diculik. Saat itu korban, yang merupakan mahasiswa semester IV Universitas Indonesia Depok ini, mengaku salah naik angkot U10 ke arah Kali Pasir, bukan ke arah Sunter yang biasanya dinaikinya. Karena itu, ia meminta turun dan berencana putar-balik menggunakan angkot serupa ke arah Sunter. Begitu Annisa terjatuh, sopir angkot kemudian melarikannya ke RS Atma Jaya Pluit.
Karena alasan biaya, keluarga kemudian memindahkannya ke RS Koja.
Saat di RS Koja, keluarga mengaku merasa aneh karena Annisa dibiarkan menunggu dua jam di UGD. Setelah dari UGD, Annisa tidak diharuskan operasi dan dimasukkan ke ruang rawat inap biasa, bukan ICU. Sampai Annisa mengembuskan napas terakhirnya pada hari Minggu, 10 Februari 2013 pukul 03.30 WIB, keluarga merasa tidak mendapatkan penjelasan yang berarti tentang kondisi Annisa Azwar.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar