Dalam kunjungan itu, rombongan
juga turut membawa bantuan dan diserahkan kepada delapan kepala keluarga yang
rumahnya dirusak gajah diterima oleh Keuchik Pante Peusangan, Muktar Ismail.
Disamping
itu, wakil bupati dan rombongan juga menyempat diri meninjau sejumlah rumah
yang di rusak gajah dan melihat langsung tanaman palawija serta areal perkebunan
yang di obrak-abrik seekor gajah jantan.
Keuchik Pante Peusangan, Juli,
Bireuen, Mukhtar Ismail kepada wartawan, Jumat (22/2/2013) mengaku, hingga saat
ini, seekor gajah liar masih berada di pemukiman penduduk dan berdekatan dengan
rumah warga, bila berpapasan dengan
warga, gajah itu langsung agresif mengobrak-abrik tanaman warga.
“Gajah
yang sering berkeliaran di sekitar rumah warga hanya seekor, tetapi terkadang
beberapa ekor lainnya merapat ke tempat gajah jantan tersebut, namun warga
masih tetap resah karena gajah tersebut sangat agresif,”, katanya.
Menanggapi persolan ini, Kadis Kehutanan
dan Perkebunan Bireuen, Irwan yang turut
mendaping wakil bupati Bireuen kemarin mengatakan, pihaknya akan terus
berkomunikasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh terkait hal
ini dan meminta agar menurunkan tim ke Bireuen.
“Untuk sementara ini, kita hanya berharap kepada BKSDA Aceh, agar
dapat menurunkan tim ke Bireuen. Sebab gajah tersebut sulit beranjak dari perkebunan warga, apalagi dalam kawasan pemukiman penduduk”, katanya. (Joniful)
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar