Dinyatakan, asteroid penyebab ledakan meteor berbeda bukanlah 2012 DA14 yang diprediksi melintas dekat Bumi, Satu (16/2/2012). Tapi, lalu asteroid apa penyebabnya? Mengapa namanya tak disebut?
Astronom amatir Ma'rufin Sudibyo, Selasa (19/2/2013), mengatakan bahwa asteroid yang memicu ledakan meteor di Rusia memang tak memiliki nama alis anonim. Asteroid itu belum sempat terdeteksi sebelum mengakibatkan bencana.
Menurut Ma'rufin, tidak semua asteroid harus diberi nama. Saat ini, pemberian nama difokuskan pada benda langit yang terdeteksi sebelum terjadi suatu peristiwa, ledakan atau jatuhan.
“Sampai hari ini, dari sekian banyak peristiwa ledakan meteor yang pernah terjadi di dunia, hanya peristiwa ledakan meteor di Sudan tahun 2008 yang meteornya memiliki nama. Itupun karena asteroid tersebut berhasil terdeteksi secara tidak sengaja beberapa jam sebelum jatuh ke bumi” katanya.
Ledakan meteor di Sudan pada tahun 2008 dipicu oleh asteroid berukuran 6 meter. Asteroidnya diberi nama 2008 TC3.
Asteroid-asteroid yang menyebabkan bencana namun belum terdeteksi pada akhirnya cuma akan disebut dengan merujuk lokasi terjadinya bencana. Misalnya, asteroid yang memicu ledakan meteor di Bone tahun 2009 hanya akan disebut asteroid Bone.
Untuk asteroid penyebab ledakan meteor di Rusia, saat ini diusulkan agar asteroid itu disebut sebagai asteroid Chelyabinsk, sesuai kota yang dirugikan akibat ledakan meteor.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar