Isu boneka beruang itu sempat memicu ketegangan antara Belarusia dan Swedia pada tahun lalu. Presiden Belarusia Alexander Lukashenko terpaksa memecat dua jenderalnya karena insiden boneka beruang itu.
Pada dasarnya, pengiriman boneka itu digagas oleh salah satu perusahaan periklanan Swedia, Studio Total. Dua orang warga Swedia dari perusahaan tersebut menggunakan pesawat kecil dan terbang dari Lithuania untuk memasuki wilayah Belarusia guna menjatuhkan boneka-boneka tersebut. Demikian, seperti diberitakan BBC, Selasa (19/2/2013).
Kejadian serupa terjadi pada Agustus 2012 lalu. Kejadian itu memaksa Belarusia mendesak Swedia untuk menarik seluruh staf diplomatiknya yang bertugas di negara pecahan Uni Soviet itu. Belarusia sebelumnya juga dikabarkan menolak memperbaharui status Duta Besar Swedia Stefan Eriksson.
Seperti diketahui, boneka-boneka beruang itu adalah sindiran terhadap Presiden Lukashenko yang sudah berkuasa sejak 1994 silam. Sikap Lukashenko juga membuat Belarusia tidak bisa menjadi anggota Uni Eropa.
Pemerintahan Lukashenko sering dianggap sebagai pemerintahan diktator, namun Lukashenko tetap disanjung oleh para simpatisannya. Banyak simpatisan Lukashenko berpendapat, pemimpinnya sudah berjasa menyelamatkan Belarusia dari kapitalisme pascaruntuhnya Uni Soviet.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar