"Dia teman akrabnya anak saya, artis junior saya. Kalau ada teman yang kesusahan ya saya dampingi, apalagi saya pernah mengalami hal serupa," ujar Roy yang saat itu mengenakan kemeja putih dan celana warna coklat.
Sayang, sesampainya di tempat Raffi ditahan, ia harus menelan kekecewaan. Tak selang 5 menit, Roy yang ditemani kerabatnya kembali turun. Katanya, ia tak diizinkan menjenguk Raffi. Padahal, sebelumnya dirinya sudah meminta izin langsung kepada Kabag Humas BNN, Sumirat Dwiyanto.
"Sekitar 4-5 hari lalu saya SMS Pak Sumirat, mohon izin kapan bisa membesuk Raffi. Setelah koordinasi dengan pimpinan, katanya boleh dibesuk Selasa dan Kamis," ujar Roy.
Namun, salah seorang petugas dengan agak membentak mengatakan, Raffi belum boleh menerima tamu. Roy sendiri tak mengerti apa alasan BNN tak membolehkan dirinya menjenguk Raffi, padahal sudah meminta izin sejak lima hari lalu. "Kalau nggak boleh nggak apa-apa, umumkan saja. Asal jelas," kata dia dengan nada kecewa.
Sebagai mantan tahanan, ayah Gading Marten itu meyakinkan dirinya tahu betul ada hak seorang tahanan untuk dibesuk. Ia juga tahu betul kapan waktunya para tahanan diperiksa, dan Selasa pagi menurutnya bukan waktu untuk itu.
"Kalau tahanan nggak boleh dibesuk, ya melanggar undang-undang. Untuk berikutnya, mungkin nanti saja kalau sudah di LP atau di RS," katanya sambil tersenyum. (
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar