Hal ini diungkapkan asisten direktur FBI, Candice Will. Dia menyebut para staf FBI menggunakan fasilitas pemerintah untuk mengirim sms dan foto cabul. "Kami berharap ini menjadi pelajaran...kami tidak bisa mengizinkan hal-hal seperti itu, " ungkap Will seperti dilansir PressTV.
Menurut Will, ketika staf FBI diberi Blackberry maka hal itu dilakukan untuk kerja resmi. "Itu bukan untuk mengirim sms perempuan di kantor lain. Hal itu bukan alasan kami menyediakan Blackberry, " ungkap dia.
Berdasarkan laporan tersebut, FBI telah memberi sanksi disiplin kepada 1.000 anggotanya dari 2010-2012 untuk beragam pelanggaran. Mereka juga memberhentikan 85 staf lainnya.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar