Diberitakan Daily Mail, pengadilan atas kakek bernama Karl Joseph Kraus ini berlangsung pada Senin di provinsi Chiang Mai, sebelah utara Thailand. Korbannya adalah empat gadis berusia antara tujuh dan 15 tahun pada 2010 silam.
Mantan pekerja rel kereta api itu telah tinggal lebih dari 10 tahun di Thailand. Dia bertemu salah satu korbannya pada 2008 lalu. Menurut laporan polisi, Kraus menawari para korbannya kursus bahasa Inggris dan membujuk mereka datang ke rumahnya dengan coklat dan uang.
Kasus ini terungkap saat salah satu korban mengaku diperkosa Kraus. Dalam penggeledahan di rumahnya, polisi menemukan lebih dari 100 gambar pornografi anak di komputernya, kebanyakan di-email dari alamat di luar negeri.
Dia sempat ditahan dan dibebaskan dengan jaminan. Saat itu Kraus mencoba kabur ke Myanmar, namun tertangkap karena visanya bermasalah.
Pengacaranya mencoba membatalkan dakwaan dengan alasan kesehatan kliennya yang memburuk. Kraus sendiri mengaku menderita demensia dan kanker. "Saya akan mati sebelum saya terbukti tidak bersalah," kata dia.
Beberapa saksi mengatakan, saat sempat bebas, pria keturunan Jerman ini terlihat gagah mengendarai mobil berkeliling Chiang Mai. Namun saat didatangi polisi, kakek ini terlihat lemah dan harus dipapah.
Jika terbukti bersalah, Kraus terancam hukuman penjara hingga 20 tahun.

0 komentar:
Posting Komentar